Base Transceiver Station (BTS) adalah sumber utama konsumsi energi. Masalah utama dalam bidang telekomunikasi di Indonesia adalah sulitnya pembangunan infrastruktur telekomunikasi. Infrastruktur telekomunikasi dapat berupa jaringan kabel maupun jaringan wireless. pembangunan BTS menjadi sebuah masalah dalam penentuan titik lokasi yang cocok dan efektifitas dalam pembangunan BTS.pada penelitian ini melakukan prediksi titk lokasi pembangunan tower BTS menggunakan metode K-means. K-means digunakan untuk clustering yang dapat membagi sebuah data jadi 2 atau lebih dengan kecepatan dan kinerja yang dalam data yang besar dengan pemilih data secara acak. Aplikasi rapidminer dan aplikasi SW Maps menjadi alat pendukung dalam penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini aksesibilitas yang mudah, kondisi tanah yang keras dan lapang serta berbatu sehingga dalam pembangunan semacam bangunan tower akan cocok untuk didirikan. Pembangunan seperti bangunan yang dapat bernilai ekonomi seperti, Caffé, Toko bangunan atau Toko serbaguna.
Copyrights © 2024