Endapan Nikel laterit adalah salah satu sumberdaya alam yang banyak tersebar di Indonesia timur. Nikel merupakan salah satu bahan galian tambang yang digunakan dalam berbagai bidang industri, dimana kebutuhan akan nikel semakin besar seiring meningkatnya penggunaan nikel tersebut dalam pembangunan. Selain itu terdapat pula kendala saat ini dimana semakin berkurangnya sumberdaya nikel yang merupakan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui, makadari salah satu cara untuk menyelidiki cadangan nikel yang lebih banyak, diperlukan suatu metode eksplorasi yang lebih akurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model penyebaran cadangan bijih nikel dan mengetahui tonase serta volume bijih nikel dengan metode Inverse Distance Weighting (IDW) menggunakan program aplikasi surpac 6.5.1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Inverse Distance Weighting (IDW) adalah suatu cara penaksiran dimana harga rata-rata suatu blok merupakan kombinasi linier atau harga rata-rata berbobot (wieghted average) dari data lubang bor di sekitar blok tersebut. Data Primer terdiri atas data collar, assay, survey, dan geology. Data Sekunder berupa geologi regional PT.Prima Sentosa Alam Lestari dan Cut Off Grade (COG). Dari data 38 titik bor setelah dilakukan perhitungan sumberdaya maka diperoleh hasil Tonase sebesar 473.676 ton dan volume sebesar 338.340 m3 serta kadar rata-rata Nikel 1.87%.
Copyrights © 2024