Dalam menghadapi era digitalisasi, Desa Tunggul berupaya mengoptimalkan potensinya melalui aktivasi website dan strategi branding desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari pengembangan website desa dalam meningkatkan keterbukaan informasi, promosi potensi lokal, serta interaksi antara pemerintah desa dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Desa Tunggul berperan signifikan dalam memperkenalkan potensi desa secara lebih luas, meningkatkan transparansi administrasi desa, serta mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Branding desa yang dilakukan juga membantu membangun identitas kuat, meningkatkan daya tarik wisata, serta membuka peluang investasi. Kesimpulannya, integrasi teknologi informasi dalam tata kelola desa tidak hanya mempercepat transformasi digital, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam memberdayakan potensi desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025