Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Cash Ratio (CR), Debt To Asset Ratio (DAR), dan Total Asset Turn Over (TATO) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2023. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kuantitatif, data laporan keuangan dari PT Malindo Feedmill Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Mayora Indah Tbk dan PT Indofood CBP Tbk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cash Ratio, Debt to Asset Ratio, dan Total Asset Turn Over memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Cash Ratio menunjukkan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai hitung t-statistic sebesar 1.1564 dengan p-value 0.2549. Karena nilai p-value lebih besar dari α = 0.05. Debt to Asset Ratio menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai hitung t-statistic sebesar -2.2451 dengan p-value 0.0308. Karena nilai p-value lebih kecil dari α = 0.05. Total Asset Turnover (X3) menunjukkan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai hitung t-statistic sebesar -0.1936 dengan p-value 0.8475, karena nilai p-value jauh lebih besar dari α = 0.05. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F-hitung sebesar 120.6402 dengan p-value sebesar 0.000000. Karena nilai p-value (0.000000) lebih kecil dari α (0.05). Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya manajemen likuiditas, penggunaan utang yang efektif, dan efisiensi penggunaan aset dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2025