Penelitian ini menganalisis simbol Telegram dengan pendekatan semiotika. C. S Pierce membagi konsepnya menjadi 3 yang biasanya disebut dengan ‘trikotomi’ yaitu representamen, interpretan dan objek. Menggunakan teori C. S Peirce, penelitian ini mengkaji bagaimana elemen-elemen visual dalam logo Telegram, seperti warna dan bentuk, berfungsi sebagai tanda yang memiliki makna ikonis, indeksis, dan simbolis. Warna biru dan putih dalam logo melambangkan kepercayaan dan kesederhanaan, sementara bentuk pesawat kertas merepresentasikan kecepatan dan komunikasi digital. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa logo Telegram tidak hanya menjadi identitas visual tetapi juga alat komunikasi yang memperkuat citra aplikasi sebagai platform yang aman dan efisien. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa desain logo yang efektif mampu membangun identitas merek yang kuat dan meningkatkan loyalitas pengguna. Kata Kunci: semiotika; Telegram; simbol; logo; identitas visual.
Copyrights © 2025