UMKM menjadi salah satu penyumbang terbesar kas daerah di Indonesia. Akan tetapi pada perkembangannya tidak terlepas dari tantangan yang dihadapi karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola laporan keuangannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus kualitatif. Adapun metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Key Informan pada penelitian ini adalah tiga pelaku usaha yang tergabung dalam komunitas UMKM forum Balikpapan Selatan yang memenuhi kriteria penelitian diantaranya adalah owner pawon prona, chumbucked, dan mamapapa bakery. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menyatakan bahwa pelaku usaha mikro dibidang kuliner forum UMKM Balikpapan Selatan belum sepenuhnya menerapkan dasar akuntansi pada pencatatan keuangannya. Meskipun begitu, dalam penelitian ini dari tiga partisipan ada dua yang telah menerapkan dasar akuntansi dalam pencatatan keuangannya yaitu chumbucket dan mamapapa bakery. Minimnya pemahaman, kurangnya konsistensi, dan kurangnya waktu luang menjadi penghambat dalam menerapkan akuntansi pada pencatatan keuangan usahanya
Copyrights © 2024