Transportasi salah satu sarana untuk menunjang kebutuhan antar manusia dengan kegiatannya sehari- hari, namun dalam beberapa tahun terakhir, mobilitas masyarakat menurun dikarenakan adanya pandemi covid-19. Dengan kondisi ini, untuk menghindari kebangkrutan pada perusahaan transportasi, sebuah perusahaan harus dapat mengidentifikasi tanda- tanda financial distress. Melalui laporan keuangan dengan menganalisis rasio keuangan, yaitu rasio likuiditas yag berfokus pada jangka pendek, memberikan gambaran tentang seberapa sehat kondisi keuangan perusahaan, hal ini dapat menjadi sinyal peringatan dini tentang potensi financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas terhadap financial distress pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode tahun 2020- 2022, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh rasio likuiditas terhadap financial distress pada perusahaan transportasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020- 2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020- 2022 sebanyak 34 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 14 perusahaan dengan 42 laporan keuangan tahunan periode tahun 2020- 2022. Teknik pengumpulan data adalah dokumen dengan analisis data yang digunakan yaitu uji statistik menggunakan alat analisis SPSS. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rasio likuiditas berpengaruh terhadap financial distress pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020- 2022 dan besarnya pengaruh rasio likuiditas terhadap financial distress pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2020- 2022 sebesar 55,5% dan sisanya 44,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini Kata Kunci: Rasio Likuiditas, Financial Distress, Transportasi
Copyrights © 2025