Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi, karena tingkat penyerapan tenaga kerjanya yang relatif tinggi dan kebutuhan modal investasinya yang kecil. Hal ini membuat UMKM tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal sehingga pengembangan pada sektor UMKM dapat menunjang pertumbuhan ekonomi yang digunakan sebagai penunjang pembangunan ekonomi jangka panjang yang stabil dan berkesinambungan. Fungsi dan peran UMKM saat ini dirasakan amat penting, selain sebagai sumber mata pencaharian, UMKM juga menyediakan secara langsung lapangan kerja bagi sebagian besar penduduk. Tujuan dari penelitian ini unutuk menguji dan mengetahui pengaruh pemberian modal Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan Kuantitatif karena dasar sampel diambil dari BRI Unit Murung Pudak, Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Random Sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan diperoleh sebanyak 820 populasi pelaku UMKM yang terdaftar di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan sampel sejumlah 30 pelaku UMKM yang telah menggunakan pengkreditan pada BRI unit Murung Pudak. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji statistic. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perkembangan UMKM di Kabupaten Murung Pudak. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil besarnya pengaruh Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap Perkembangan UMKM yakni sebesar 39,6% sedangkan sisanya sebesar 60,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci: KUR, UMKM, MODAL
Copyrights © 2025