Abstract: Riau Street and Dago Street, located in the center of Bandung, are areas with heavy and busy traffic. Having mixed land use dominated by commercial activities allows activities to be carried out by all users. Universal design is an idea that can fulfill the rights of equality of users in urban spaces including pedestrian paths. This research aims to analyze universal design in the corridors of Riau Street and Dago Street and then compare between them. The analysis method used is descriptive qualitative method. The results of the analysis obtained that Dago Street has results that are more in accordance with universal design principles compared to Riau Street. Keyword: Universal Design, Pedestrians, Road CorridorsAbstrak: Jalan Riau dan Jalan Dago yang terletak di pusat Kota Bandung menjadi kawasan dengan lalu lintas yang padat dan ramai. Memiliki penggunaan lahan campuran yang didominasi oleh kegiatan perdagangan dan jasa memungkinkan terjadinya aktivitas yang dilakukan oleh semua pengguna. Desain universal merupakan gagasan yang dapat memenuhi hak-hak kesetaraan pengguna di ruang kota termasuk jalur pedestrian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis desain universal pada koridor Jalan Riau dan Jalan Dago dan kemudian membandingkan di antara keduanya. Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif berbasis deskriptif. Hasil analisis yang didapatkan bahwa Jalan Dago memiliki hasil yang lebih sesuai dengan prinsip desain universal dibandingkan dengan Jalan Riau.Kata Kunci: Desain Universal, Pejalan Kaki, Koridor Jalan
Copyrights © 2023