Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, saponin dan tanin. Secara empiris daun kakao digunakan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) dengan perbandingan berdasarkan tempat tumbuh menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) dengan parameter nilai IC50. Berdasarkan hasil yang diperoleh, hasil uji kualitatif menunjukkan adanya metabolit sekunder yang terkandung dalam esktrak etanol daun kakao seperti alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, dan tanin serta diperoleh nilai IC50 ekstrak etanol daun kakao daerah Jeneponto sebesar 24,658 µg/mL kategori sangat kuat, daerah Malino 59,742 µg/mL kategori kuat, serta Wajo 56,898 µg /mL kategori kuat dengan perbandingan baku pembanding yaitu kuersetin dengan nilai IC50 sebesar 1,882 µg/mL kategori sangat kuat. keyword: Theobroma cacao L., antioksidan, IC50;
Copyrights © 2024