Sebagai salah satu warisan budaya tertua di dunia, Grand Canal di Tiongkok pada awalnya dibangun untuk transportasi kapal dan masih dipertahankan hingga saat ini, melestarikan budaya yang kaya. Yangzhou, kota utama di sepanjang Terusan Besar, telah berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan kota-kota di sepanjang rute dan telah melestarikan banyak warisan budaya benda dan tak benda.Penelitian ini mengkaji budaya Grand Canal di Yangzhou dan menyelidiki pengetahuan dan ketertarikan mahasiswa Indonesia di Jurusan Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra. Penelitian ini juga mengevaluasi potensi pengenalan dan strategi promosi.Temuan menunjukkan bahwa meskipun banyak mahasiswa yang mengetahui tentang budaya Tiongkok, beberapa di antaranya tidak mengetahui status Grand Canal sebagai Warisan Dunia. Namun, ada ketertarikan yang kuat terhadap budaya Grand Canal di Yangzhou, terutama aspek-aspek budaya tak benda seperti makanan dan seni. Para siswa percaya bahwa budaya Grand Canal memiliki potensi pengenalan budaya yang signifikan, dengan media sosial dipandang sebagai alat promosi yang efektif. Penelitian ini juga membandingkan persepsi budaya Grand Canal Tiongkok dengan budaya Indonesia, dengan menyoroti fitur-fitur uniknya.
Copyrights © 2024