Binahong Mengandung banyak senyawa metabolit skunder yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk melihat kandungan teh celup daun binahong dengan metode secara kualitatif serta dilakukan pengujian efektivitas anti hiperkolesterolemia pada mencit janta putih.Pembuatan teh celup daun binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dilakukan dengan cara dikeringkan menjadi simplisia kemudian dihaluskan lalu dibungkus menggunakan kantong teh celup. Dilakukan Uji makroskopik, uji susut bobot simplisia dan uji penapisan senyawa fitokimia dan dilanjukan uji penegasan denagn metose KLT. Metode pengujian untuk menganalisis anti-hiperkolesterolemia dilakukan dengan menggunakan alat Easy Touch Glucose Cholesterol Uric Acid (GCU). Pengujian antilipidemia menggunakan hewan percobaan berupa mencit jantan yang dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan. Pada hari pertama, kadar kolesterol darah mencit diukur sebagai acuan kadar kolesterol normal. Selanjutnya, kadar kolesterol ditingkatkan dengan memberikan pakan yang mengandung kolesterol tinggi berupa kuning telur puyuh selama 7 hari, kemudian dilakukan pengukuran kadar kolesterol darah mencit. Setelah itu, perlakuan air teh Daun Binahong diberikan selama 7 hari, dan kolesterol darah mencit diukur kembali setelah periode perlakuan tersebut. Hasil dari analisis kualiatatif yaitu didapat sediaan teh celup daun binahong positif mengandung flavonoid dan dilanjutkan dengan penegasan KLT positif mengandung flavonoid. Hasil Penelitian dianalisis menggunakan One Way ANOVA satu arah (p>0,05) yang menunjukkan teh daun Binahong dosis 1,5gram memiliki aktivitas sebagai antihiperlipidemia dengan persentase penurunan sebanyak 25,65% Pada Mencit Jantan (Mus Musculus) Kata Kunci : Binahong, hiperlipidemia, air teh binahong
Copyrights © 2025