Penelitian ini membahas strategi dakwah Nabi Muhammad Saw. di Makkah, yang terdiri atas dua fase utama: dakwah secara rahasia dan dakwah secara terbuka. Dalam prosesnya, Nabi menerapkan pendekatan personal dengan mengajak keluarga dan sahabat terdekat, pendekatan rasional melalui argumentasi tauhid, serta pendekatan sosial dengan membentuk komunitas Muslim di rumah Al-Arqam. Meskipun menghadapi tantangan berat, dakwah Nabi terus berkembang berkat strategi yang cermat dan penuh kebijaksanaan. Penelitian ini juga mengkaji relevansi strategi dakwah tersebut dalam dunia pendidikan Islam saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan personal dapat diterapkan dalam hubungan guru-siswa, pendekatan rasional dalam metode pembelajaran berbasis analisis kritis, serta pendekatan sosial dalam pembentukan komunitas belajar. Dengan demikian, strategi dakwah Nabi tidak hanya berkontribusi pada penyebaran Islam di masa lalu, tetapi juga memberikan inspirasi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang efektif di era modern.
Copyrights © 2024