Studi untuk meneliti keanekaragaman ikan di Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur ini dilakukan dengan tujuan utama untuk memahami bagaimana jenis alat tangkap yang digunakan oleh nelayan mempengaruhi jenis ikan yang tertangkap. Penelitian dilakukan dengan membandingkan tiga jenis alat tangkap utama di tiga lokasi berbeda: purse seine di Fatubesi, pancing tangan di Pasir Panjang, dan bagan di Oesapa. Data sampel ikan dikumpulkan langsung di lokasi penangkapan. Hasil penelitian mencatat keberadaan 28 spesies ikan yang berbeda, yang mewakili satu kelas, lima ordo, dan 19 famili. Analisis menunjukkan bahwa komposisi spesies ikan yang tertangkap berbeda secara signifikan antara alat tangkap yang berbeda, dengan indeks similaritas yang rendah. Pancing tangan merupakan alat tangkap yang paling populer di kalangan nelayan dan menunjukkan produktivitas tertinggi dalam menangkap berbagai spesies ikan
Copyrights © 2025