Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait dengan pemahaman pendidikan pemilih, khususnya bagi Generasi Z, mulai dari gambaran model, metode, hingga komponen masyarakat yang penting untuk dilibatkan dalam proses pendidikan pemilih karena mengingat tingginya sikap apatis Generasi Z terhadap proses politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literature review yang terdiri atas beberapa tahapan, seperti pengumpulan, meninjau, menganalisis, dan menyintesis informasi yang ada dalam literatur yang relevan untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait permasalahan yang diangkat. Hasilnya ditemukan bahwa pendidikan pemilih yang tepat bagi Generasi Z harus melibatkan pendekatan yang holistik dengan mengintegrasikan antara pengetahuan teoritis dengan pengalaman praktis. Untuk itu, model pendidikan pemilih yang tepat sangat bervariasi, tergantung pada konteks sosial, politik, dan budaya di setiap negara, wilayah atau daerah sasaran, termasuk dalam hal pemilihan metode pendidikan pemilih karena harus yang mampu mendorong partisipasi aktif Generasi Z yang harus diakui membutuhkan treatmen tersendiri agar keterampilan dan pengetahuan politiknya semakin menguat, serta pengalaman praktis mereka semakin relevan, sehingga penting untuk dibangun kolaborasi antara seluruh komponen masyarakat, mulai dari sekolah, organisasi pemuda, lembaga pemerintah, partai politik, media, organisasi masyarakat sipil, pemimpin muda, dan aktivis agar tercipta ekosistem yang komprehensif untuk mendukung partisipasi aktif Generasi Z dalam pemilu.
Copyrights © 2025