Emesis gravidarum merupakan hal yang fisiologis terjadi pada ibu hamil karena adanya peningkatam Hormon Chorionic Gonadotropin (HCG) terutama pada awal kehamilan. Hal ini terjadi pada 50-85 persen ibu hamil di Indonesia. Studi lain menunjukkan bahwa sekitar 70-80% wanita hamil mengalami emesis gravidarum, yaitu 60-80% pada primigravida dan 40-60% pada multigravida.Namun, hal yang fisiologis tersebut apabila tidak ditangani akan menjadi hal yang patologis yaitu terjadi hiperemesis gravidarum. Salah satu penatalaksanaan non farmakologis untuk mengatasinya yaitu dengan akupresure pada titik Nieguan (P6) dan Su Zan Li (ST36) penekanan diberikan dengan searah jarum jam menggunakan ibu jari selama 2-10 menit 4 kali sehari yaitu pagi, siang, sore dan malam sebelum tidur dalam 7 hari dengan posisi yang nyaman bagi ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi sejauh mana pengaruh akupresure dengan kombinasi titik Neiguan (P6) dan Zu San Li (St36) terhadap intensitas mual muntah pada ibu hamil. metode penelitian ini yaitu dengan menggunakan pengusian lembar observasi, kusioner pre-post test dan kuisioner PUQE-24 yang diberikan melalui broadcast whatsapp yang dibuat dari google form, yang dapat diisi oleh ibu di setiap pagi hari. Target luaran pada penelitian ini yaitu membuktikan terciptanya strategi mengurangi dan mengantisipasi mual muntah pada trimester 1 kehamilan, serta membantu meningkatkan pengetahuan teknik akupresure yang bisa dilakukan sendiri oleh ibu.
Copyrights © 2025