AL-FALAH : Journal of Islamic Economics
Vol. 2 No. 1 (2017)

Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Ekonomi Umat Menurut Persfektif Islam

Istan, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2017

Abstract

Kemiskinan merupakan sebuah permasalahan sosial yang sangat kompleks dan harus segera mendapat penanganan yang tepat agar dapat segera teratasi. Indonesia sebagai negara berkembang dan memiliki jumlah penduduk yang besar tentu tidak dapat terhindar dari masalah tersebut. Ini dibuktikan dengan jumlah penduduk miskin yang besar, mayoritas tinggal di daerah pedesaan yang sulit untuk diakses bahkan di kota besar seperti Jakarta pun juga sangat banyak ditemukan masyarakat miskin. Kemiskinan dapat diartikan dimana seseorang sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dikarenakan berbagai penyebab salah satunya adalah rendahnya tingkat pendapatan yang diperoleh.Kemiskinan sebagai permasalahan sosial tidak akan pernah luput dari perhatian dan pembahasan ajaran Islam. Agama Islam mengupas beberapa tema utama yang sangat urgen mengenai upaya pemberdayaan dan pelibatan masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan mereka. Alquran sebagai sumber utama ajaran agama Islam mengumandangkan seruan moral agar keadilan sosial dalam ekonomi ditegakkan terhadap masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan.Upaya pengentasan kemiskinan, salah satu yang menjadi fokus utama dalam Islam adalah adanya ajaran tentang pemberdayaan ekonomi umat yang lemah. Islam memandang sumber daya manusia secara personal menjadi agen utama dalam memberdayakan ekonomi umat. Selanjutnya Islam juga melihat bahwa pengentasan kemiskinan merupakan tanggung jawab kolektif masyarakat, sehingga upaya pemberdayaan ekonomi kaum miskin menjadi kewajiban kolektif seluruh elemen masyarakat, khususnya kemiskinan yang disebabkan oleh struktur sosial.diperlukan sinergitas antar elemen masyarakat baik pemerintah, ulama dan masyarakat sendiri sebagai subjek dan objek perubahan.Beberapa model pemberdayaan di atas dapat dibagi menjadi dua kelompok; langkah-langkah yang bersifat struktural dan yang bersifat kultural. Langkah struktural lebih ditekankan kepada lembaga khusus yang menanganinya agar berjalan dengan baik, sedangkan langkah kultural lebih ditekankan pada individu, baik individu yang diharapkan menjadi salah satu subjek pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan kaum fakir dan miskin maupun yang menjadi objeknya

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

alfalah

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance

Description

AL-FALAH: Journal of Islamic Economics is scientific journal of Islamic Economics based on both conceptual and empirical research. It concerns to extensively publish the issues of islamic economics which study through interdiscipline perspectives such as fiqh, shariah finance, islamic bank, islamic ...