Penelitian ini menganalisis tingginya angka pengangguran lulusan SMA dan SMK di Indonesia (2021-2024) dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan data BPS dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan antara sistem pendidikan dan kebutuhan industri menjadi penyebab utama lulusan SMA kurang memiliki keterampilan teknis, sedangkan lulusan SMK kesulitan beradaptasi dengan perkembangan industri. Solusi yang diusulkan meliputi penyelarasan kurikulum dengan tuntutan pasar kerja, penguatan program pelatihan, dan peningkatan bimbingan karir untuk mengurangi pengangguran di kalangan lulusan menengah.
Copyrights © 2025