Penelitian ini menganalisis bagaimana pengaruhnya Budaya Organisasi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara Lingkungan Kerja terhadap Kinerja. Dengan pendekatan kuantitatif, data diperoleh dengan kuesioner terstruktur yang diberikan pada 69 pegawai. Selain itu, diterapkan metode non-probability sampling dengan teknik sensus atau total sampling. Data yang diperoleh diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis dengan mengadopsi Structural Equation Modeling (SEM). Pengujian hipotesis dengan melalui perangkat lunak SmartPLS 3. Temuan penelitian menunjukkan bahwasanya: 1) Lingkungan Kerja (X) memberikan implikasi yang sifatnya signifikan maupun positif pada Kinerja (Y); 2) Lingkungan Kerja (X) memberikan implikasi yang signifikan maupun positif pada Budaya Organisasi (Z); 3) Budaya Organisasi (Z) memberikan implikasi positif maupun signifikan pada Kinerja (Y); dan 4) Budaya Organisasi (Z) tidak memiliki peranan dalam memediasi hubungan antara Lingkungan Kerja (X) dan Kinerja (Y).This study aims to analyze the effect of work environment on performance with organizational culture as a mediating variable. This study uses a quantitative approach with the census method, data obtained through structured questionnaires given to 69 employees. The results showed that work environment and organizational culture had a positive and significant effect on performance, and work environment had a positive and significant effect on organizational culture, with a p-value of less than 0.05 each. In addition, the results of testing the indirect effect of work environment on performance through organizational culture show an insignificant effect with a p-value of more than 0.05, indicating that organizational culture cannot mediate the relationship between work environment and performance. This research is expected to provide insight for organizations in improving employee performance through managing the work environment and organizational culture.
Copyrights © 2025