Komunikasi lintas agama berperan sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya konflik antar umat agama, seperti yang direalisasikan oleh Gerakan Pemuda GPIB Petra Bogor dengan Jamaah Masjid Al-Muttaqin Neglasari Bogor Utara. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi komunikasi lintas agama yang dilakukan antara kedua kelompok agama tersebut. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Akomodasi Komunikasi, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terjadinya komunikasi lintas agama melalui kegiatan keagamaan. Komunikasi lintas agama yang terjadi meliputi Akomodasi Komunikasi, yaitu adanya konvergensi seperti bergurau mengucapkan salam dan saling bergurau. Divergensi dengan menggunakan aksesoris serta mengucapkan kata identik dengan agama yang dianut dan Akomodasi berlebihan seperti gestur tubuh yang memegang dan merangkul. Masih belum banyak yang menggunakan teori akomodasi dalam komunikasi lintas agama, diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengkaji secara detil.
Copyrights © 2025