Pada era digital ini, keamanan informasi dan perlindungan jaringan komputer sangat penting. Penggunaan internet di Indonesia mencapai 79,50% dari populasi pada tahun 2024, disertai meningkatnya ancaman siber seperti Ping of Death (POD), Nmap scanning, dan DDoS. PT Tiga Kawan Sertifikasi menghadapi tantangan dalam mengelola keamanan jaringan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem deteksi serangan menggunakan Snort yang terintegrasi dengan chatbot Telegram untuk notifikasi real-time. Metode penelitian mencakup konfigurasi server Ubuntu sebagai IDS dengan Snort dan penggunaan chatbot Telegram sebagai media notifikasi. Pengujian dilakukan dengan skenario pentest menggunakan server Kali Linux. Hasil pengujian menunjukkan Snort mendeteksi serangan Ping of Death dalam 4 detik, Nmap scanning dalam 3 detik, dan DDoS dalam 2 detik. Sistem berhasil mengirimkan alert pada grup Telegram, mengoptimalkan keamanan jaringan PT Tiga Kawan Sertifikasi secara efektif dan efisien. Keseluruhan hasil menunjukkan bahwa solusi ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap ancaman siber dan memungkinkan respons cepat terhadap insiden keamanan. Selain itu, sistem ini mempermudah administrator jaringan dalam memantau dan menangani serangan secara real-time, meningkatkan ketahanan jaringan perusahaan
Copyrights © 2024