Keseimbangan tubuh yang terganggu dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit pada Hidung, Telinga, dan Tenggorokan (THT). Penyakit THT dianggap berbahaya karena menyerang beberapa organ vital manusia yang berfungsi untuk mendengar, bernapas, dan menelan. Infeksi bakteri atau virus sering menjadi penyebab penyakit ini, namun ada juga yang disebabkan oleh kelainan pertumbuhan sel yang dapat berkembang menjadi tumor atau kanker. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana mengelompokkan data pasien penyakit THT berdasarkan umur menggunakan Algoritma K-Means Clustering. Penelitian ini dilakukan di RSUD Gunung Tua, dengan melibatkan 51 data pasien yang diolah menggunakan Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dapat dibagi menjadi tiga kelompok (3 cluster) berdasarkan usia dan jenis penyakit, dengan cluster 0 terdiri dari pasien usia lanjut yang lebih rentan terhadap penyakit seperti sinusitis dengan total 10 data, kemudian cluster 1 terdiri dari pasien yang lebih muda dengan diagnosis penyakit yang lebih ringan dengan total 19 data. Sedangkan cluster 2 mencakup pasien dengan rentang umur yang bervariasi dan diagnosis yang lebih beragam, seperti OMSK dan Rhinitis Alergi dengan total 22 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means Clustering mampu mengelompokkan pasien dengan baik, dan evaluasi menggunakan DBI menghasilkan nilai 0.90, yang menandakan bahwa kualitas cluster yang dihasilkan cukup baik.
Copyrights © 2024