Penelitian ini mengkaji bagaimana media online Kumparan menggambarkan isu rendahnya literasi dan minat baca di Indonesia melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis - CDA). Rendahnya tingkat literasi dan minat baca di Indonesia merupakan isu yang kompleks, mencerminkan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya. Penelitian ini berfokus pada pemberitaan Kumparan, salah satu media online terkemuka di Indonesia, untuk memahami bagaimana isu ini dikonstruksi dan disajikan kepada publik. Pendekatan CDA dari Van Dijk digunakan untuk menganalisis struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro dari teks-teks artikel. Hasil analisis menunjukkan bahwa media online cenderung menekankan aspek negatif dari rendahnya literasi tanpa cukup menyoroti inisiatif positif dan upaya perbaikan yang telah dilakukan. Pemberitaan ini dapat membentuk persepsi fatalis di kalangan masyarakat, mengaburkan potensi solusi dan perkembangan positif yang ada. Studi ini menyoroti pentingnya media dalam membingkai isu literasi secara lebih seimbang dan konstruktif, serta implikasinya bagi kebijakan publik dan strategi komunikasi dalam kampanye literasi.
Copyrights © 2025