Sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. Beberapa jenis sayuran di antaranya seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih juga merupakan komoditas strategis yang ditargetkan menjadi komoditas ekspor. Lahan gambut sejak lama telah dimanfaakan petani untuk pengembangan tanaman sayuran. Tanaman hortikultura termasuk sayuran merupakan kelompok tanaman yang menempati urutan ketiga setelah tanaman perkebunan dan tanaman pangan yang banyak dibudidayakan di lahan gambut terdegradasi. Pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian banyak menimbulkan perdebatan seiring dengan potensi ancaman dampak lingkungan, khususnya emisi gas rumah kaca (CO2), degradasi lahan, serta hilangnya fungsi lingkungan dari lahan gambut. Kebakaran lahan gambut menjadi isu global yang sangat merugikan baik dari segi ekonomi, ekologi, maupun politik luar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan gambut yang terdegradasi terbatas (pada kategori degradasi ringan sampai menengah) mempunyai peluang untuk dikembangkan dengan pengelolaan yang baik seperti pemberian bahan amelioran dan pemilihan varietas tanaman yang cocok. Pemahaman terhadap sifat dan perilaku gambut sangat penting dalam sistem pengelolaan dan budidaya pertanian di lahan gambut, terutama dalam memitigasi emisi gas rumah kaca, sehingga pengelolaan lahan gambut menjadi ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024