Penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulas) merupakan salah satu hama utama yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada tanaman padi di Indonesia, dengan potensi penurunan hasil mencapai 60-80% jika tidak dikelola dengan baik. Penggunaan perangkap feromon merupakan salah satu pendekatan pengendalian hama yang ramah lingkungan, namun salah satu efektivitasnya bergantung pada jenis perangkap yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas empat jenis perangkap feromon (perangkap ember, perangkap kantong (sleve trap), perangkap delta, dan perangkap ember dengan feromon digantung) dalam menangkap ngengat penggerek batang padi kuning jantan. Penelitian dilakukan di lahan Subak Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, selama 13 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkap ember dan perangkap ember dengan umpan digantung memiliki efektivitas lebih tinggi dibandingkan perangkap lainnya, dengan peningkatan jumlah tangkapan yang signifikan pada minggu ke-7 hingga ke-8. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis perangkap yang tepat berperan penting dalam pengendalian hama secara efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di sektor pertanian padi.
Copyrights © 2024