Pemilihan lokasi usaha merupakan faktor krusial yang mempengaruhi keberlangsungan bisnis, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK). Penelitian ini berfokus pada strategi yang diterapkan pelaku UMK dalam menetapkan keputusan pemilihan lokasi usaha di Jalan Mangga, Kelurahan Jeppe’e, Kabupaten Bone. Permasalahan yang dihadapi pelaku usaha antara lain fluktuasi pendapatan, biaya operasional yang tinggi, serta keterbatasan inovasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi usaha serta upaya yang dilakukan pelaku bisnis dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pelaku usaha, serta studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan lokasi usaha didasarkan pada aksesibilitas, kedekatan dengan pusat pasar, dan kepadatan penduduk. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya daya beli masyarakat, kondisi infrastruktur yang kurang memadai, serta persaingan usaha yang ketat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pelaku UMK menerapkan strategi seperti diversifikasi produk, peningkatan layanan pelanggan, serta pemanfaatan platform digital dalam pemasaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meskipun lokasi usaha di Jalan Mangga memiliki potensi strategis, masih diperlukan dukungan pemerintah dalam bentuk insentif, pelatihan bisnis, dan perbaikan infrastruktur guna meningkatkan daya saing pelaku UMK di wilayah tersebut.
Copyrights © 2025