Realitas Islam sangat berhubungan dengan persoalan mentalitas. Dalam mentalitas budaya Sunda mempunyai dua dimensi yang satu dengan yang lainnya saling berhubungan. Di satu sisi mentalitas budaya yang bersumber dari cita-cita dan harapan orang Sunda sebagaimana yang tercermin dalam tradisi lisan yang beredar di kalangan masyarakat Sunda. dan di sisi lain mentalitas budaya itu sebagaimana yang dapat dilihat dari kehidupan masyarakat Sunda dewasa ini. Aspek yang pertama, mentalitas sebagai semangat budaya atau sistem nilai budaya, tergambar dari sejumlah kecenderungan masyarakat dalam memandang kehidupan, tentang tujuan dan harapan-harapan masyarakat. Di Sunda pandangan terhadap kehidupan ini tergambar dalam sistem nilai yang terungkap dalam “uga”. Sementara itu, mentalitas tergambar dalam pola interaksi sosial, bahasa, pola perilaku yang terkristalisasi dalam pantangan dan pamali.
Copyrights © 2025