Komunikasi multikultural semakin penting untuk membangun interaksi lintas budaya di era digital dan globalisasi saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis metode komunikasi multikultural yang digunakan oleh vlogger Desi Yuliana untuk berkomunikasi dengan audiensnya di China melalui platform YouTube. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik analisis konten untuk menganalisis video yang diposting oleh vlogger tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vlogger tersebut membangun hubungan yang baik dengan komunitas global dengan memanfaatkan elemen budaya lokal seperti makanan khas Indonesia. Metode komunikasi yang dipilih adalah contoh dari pendekatan inklusif, yang meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap perbedaan budaya. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masalah komunikasi multikultural seperti perbedaan bahasa, interpretasi makna, dan stereotip budaya dapat memengaruhi seberapa efektif interaksi lintas budaya. Studi ini menyatakan bahwa penggunaan platform digital dapat menjadi alat penting untuk memperkuat hubungan budaya dan memungkinkan komunikasi yang lebih inklusif.
Copyrights © 2025