Preeklampsia merupakan penyebab tersering yang menyebabkan mortalitas dan morbiditas maternal. Prevalensi preeklamsia mencapai 3–7% dari keseluhan wanita hamil secara global. Kehamilan dengan preeklampsia menunjukka indikasi dilakukannya prosedur seksio sesaria, yang merupakan tantangan bagi anestesiologis. Tantangan tersebut meliputi risiko terhadap edema saluran nafas, disfungsi sirkulasi jantung, disfungsi sistem serebrovaskular, dan koagulopati. Pasien perempuan, 23 tahun, dengan preeklampsia berat, eklampsia, hiponatremia, hipoalbumin, dan suspek intrauterine growth retriction. Pada pemeriksaan fisik terdapat tekanan darah 172/92 mmHg, nadi 91 kali/menit, dan SpO2 97–98%. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan albumin 2,88 dan natrium 128. Pasien dilakukan prosedur seksio sesarea dengan teknik anestesi umum. Manajemen anestesi yang tepat dalam kehamilan dengan preeklampsia berat dan eklamsia untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat meningkatkan risiko perburukan kondisi pada pasien
Copyrights © 2025