Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas tentang urgensi khotbah sebagai pendekatan teosentris dan pendekatan antroposentris dalam perspektif Johanes Calvin. Dalam realitas gereja masa kini di mana pengaruh filsafat materialisme dan unilitarianisme, dan hedonisme telah masuk mempengaruhi gereja, kajian ini menjadi menarik untuk dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan penelusuran terhadap berbagai literatur yang terkait dengan substansi pembahasan dalam tulisan ini. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan ditemukan bahwa tedapat empat tantangan dalam pelayanan khutbah gereja pada masa kini, yaitu: Pengaruh Presuposisi Dasar Khotbah, Pengaruh Filsafat Dunia, Pengaruh Pola Hidup Postmodern, Penyalahgunaan Roh Kudus di dalam Berkhotbah. Berdasarkan perspektif Johanes Calvin, maka ada empat hal yang menjadi standar dalam pelayanan khutbah gereja, yaitu: menuntun Pada Hermeneutika yang Benar (Penafsiran Alkitab dengan Benar), Bersandar Kepada Pimpinan Roh Kudus, berpusat pda Firman dan Roh Kudus, berkorelasi dengan dinamika Kehidupan Kristen dan Hati yang Berpusat pada Kehendak Allah.
Copyrights © 2024