Teknologi informasi dan komunikasi berkembang pesat, internet merupakan sebuah kebutuhan mutlak dalam sendi kehidupan sehari-hari. Tidak hanya perusahaan yang ingin memasarkan produknya di seluruh dunia, tetapi juga pemerintah, lembaga, institusi, dan bahkan individu telah menggunakan internet untuk mendapatkan informasi dan membantu mereka berkembang dan berkembang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metodologi pendekatan NDLC. Metodologi yang digunakan (NDLC) adalah pendekatan sistematis untuk mengembangkan jaringan komputer. Quality of Service (QoS) sendiri merupakan suatu cara mengukur kualitas suatu jaringan dan merupakan upaya untuk mendefinisikan karakteristik serta fitur suatu layanan. Pengguna jaringan RT/RW.NET mengalami beberapa masalah signifikan, termasuk gangguan jaringan yang sering terjadi, penundaan komunikasi video, kecepatan internet yang tidak memuaskan, dan tanggapan penyedia layanan yang tidak memuaskan. Data menunjukkan bahwa banyak pengguna yang tidak puas dengan layanan yang diberikan dan cenderung beralih ke penyedia layanan lain. Hasil analisis kinerja jaringan RT/RW.NET di Desa Balebrang menunjukkan bahwa terdapat beberapa kelemahan pada kualitas jaringan. Meskipun kecepatan akses internet (throughput) mencapai 8.547 bps yang tergolong sangat bagus, namun kehilangan paket data (packet loss) mencapai 11,32% yang tergolong sedang hingga buruk. Hal ini berdampak pada kualitas koneksi internet yang tidak stabil.
Copyrights © 2025