Latar Belakang: Aktivitas fisik merupakan setiap gerakan tubuh yang dihasilkan otot rangka dan membutuhkan energi. Aktivitas fisik dengan intensitas yang tinggi dapat menimbulkan gangguan siklus menstruasi akibat ketidakseimbangan energi dan supresi GnRH. Objektif: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan intensitas aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 – Januari 2024. Jenis penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi Program Studi Kepelatihan Olahraga dan Pendidikan Olahraga pada salah satu Universitas di Kota Padang dengan total sampel sebanyak 131 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: 54,2% responden mengalami intensitas aktivitas fisik tinggi dan 33,6% responden mengalami gangguan menstruasi. Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi antara intensitas aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Copyrights © 2025