Kemajuan teknologi informasi (TI) memberikan dampak signifikan pada sektor kesehatan, termasuk dalam memfasilitasi interaksi manusia dengan sistem secara efektif dan efisien. RSU Queen Latifa menghadapi kendala dalam perancangan User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada sistem pemantauan data bridging berbasis web, seperti desain yang kurang intuitif dan sulit digunakan, yang menghambat proses pemantauan data BPJS secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan data bridging berbasis web dengan fokus pada desain UI/UX guna meningkatkan efisiensi dan kepuasan pengguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design Thinking yang meliputi lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Hasil penelitian ini menghasilkan desain sistem yang responsif terhadap kebutuhan pengguna. Pengujian terhadap fitur-fitur menunjukan hasil yang memuaskan, Dimana fitur-fitur yang dirancang telah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan pengukuran menggunakan System Usability Scale (SUS), pengujian ini memperoleh skor rata-rata 60,75 dari 67,5, yang mengindikasikan tingkat kegunaan yang baik. Selain itu, hasil pengukuran menggunakan Single Ease Question (SEQ) untuk menilai tingkat kemudahan pengguna dalam menyelesaikan tugas menghasilkan skor 6,91, yang menunjukkan tingkat kemudahan yang baik. Dengan demikian, desain yang dihasilkan diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data di rumah sakit.
Copyrights © 2025