Kemajuan pesat dalam teknologi informasi dimulai dengan era Internet of Things (IoT), di mana berbagai perangkat fisik terhubung dan berkomunikasi melalui Internet. Meskipun IoT membawa banyak manfaat, termasuk peningkatan efisiensi bisnis, namun IoT juga menimbulkan masalah keamanan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki risiko dan ancaman yang dihadapi oleh sistem operasi di lingkungan IoT dan untuk mengusulkan langkah-langkah keamanan yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dan analisis kualitatif terhadap 10 makalah ilmiah tentang topik keamanan IoT dan e-commerce. Hasil survei mengidentifikasi tiga kategori utama ancaman: (1) Serangan siber seperti malware dan DDoS menyumbang 65% insiden keamanan yang dilaporkan, dan (2) kebocoran data pribadi pengguna menyumbang 25% insiden keamanan yang dilaporkan. (3) Kerentanan infrastruktur IoT menyumbang 10% dari masalah yang teridentifikasi. Analisis telah menunjukkan bahwa penerapan enkripsi ujung ke ujung dapat mengurangi risiko pencurian data hingga 80%, sementara penerapan sistem pemantauan waktu nyata dapat mendeteksi dan mencegah 75% serangan siber sebelum kerusakan terjadi. Singkatnya, mengintegrasikan pendekatan keamanan berlapis yang menggabungkan enkripsi data, pemantauan waktu nyata, dan pembaruan sistem rutin telah terbukti efektif dalam melindungi sistem IoT dan meningkatkan kepercayaan pengguna pada platform e-commerce.
Copyrights © 2025