Lamun dapat menjadi indikator pencemaran logam di Pulau Miang sebagai tempat tinggal dan tempat tinggal beberapa hewan. Kandungan logam yang tinggi dapat menyebabkan klorosis, menghambat pertumbuhan akar, merusak permeabilitas membran plasma, merusak morfologi, fisiologi dan dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) serta konsentrasi logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada jenis lamun Enhalus acoroides di Pulau Miang Besar Kabupaten Kutai Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dan uji single factor ANOVA dengan menggunakan software Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji stastistik pada Rhizoma diperoleh nilai Pb (0.469) Cd (0.054). Pengujian pada akar diperoleh nilai Pb (0.067) Cd (0.314). Sedangkan pengujian pada daun diperoleh Pb (0.300) Cd (0.027).
Copyrights © 2024