Journal of Mandalika Literature
Vol. 6 No. 1 (2025)

Efektifitas Abu Daun Salak Dan Waterglass Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Lunak

Ermitha Ambun RD (Unknown)
Yohanis Bara Lotim (Unknown)
Regita O. Runtukahu (Unknown)
Yulienty Sarah Mapaliey (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2025

Abstract

Masalah utama pembangunan konstruksi di tanah lunak adalah terbatasnya daya dukung dan penurunan tanah yang besar dan cenderung tidak seragam. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan baik kerusakan alam seperti tanah longsor maupun kerusakan pada konstruksi bangunan. Perlu dilakukan perbaikan tanah sebelum dilakukan pembangunan konstruksi diatas tanah lunak dengan metode stabilisasi. Stabilisasi tanah menggunakan bahan campuran diharapkan dapat meminimalisir sifat-sifat tanah yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak penggunaan abu daun salak dan waterglass. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji eksperimental di laboratorium. Pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Geoteknik Teknik Sipil UKI Toraja. Variasi abu daun salak dan waterglass yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variasi 0%, 5%, 10% dan 15% dari berat tanah kering serta abu waterglass 4% dari berat air. Hasil pengujian CBR tanah tanpa bahan stabilisasi dengan Pemeraman 3,7,12 hari pada variasi 5% berturut-turut yaitu 3,17%, 4,16%, 5,04%. Pada variasi 7% sebesar 5,73%, 8,39%, 10,6%, dan pada variasi 10% sebesar 11,82%, 13,8%, 17,37%.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jml

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Sebagai sarana penyebarluasan ilmu pengetahuan dan media komunikasi di kalangan masyarakat ilmiah, profesional, atau ...