Lanjut Usia disingkat dengan Lansia merupakan seseorang yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun ke atas. Setiap mahkluk hidup akan mengalami semua proses yang dinamakan menjadi tua atau menua. Lansia sangat rentan terkena penyakit hipertensi. Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah seseorang diatas normal yang dapat mengakibatkan peningkatan angka kesakitan dan angka kematian. Hipertensi dapat menimbulkan komplikasi penyakit lain yang berbahaya jika dibiarkan tanpa perawatan yang tepat. Penanganan hipertensi dapat dilakukan dengan pengobatan farmakologi dan nonfarmakologi. Pengobatan secara non farmakologi dapat menggunakan salah satunya dengan air seduhan bawang putih. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh air seduhan bawang putih MAP lansia hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasy eksperimen dengan menggunakan pendekatan One-Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan di RW 01 Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Sampel diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang di tetapkan sebanyak 12 sampel. Hasil penelitian didapatkan rerata MAP sebelum diberikan air seduhan bawang putih yaitu 114,83 dengan standar deviasi 3,010 dan setelah diberikan air seduhan bawang putih MAP yaitu 98,45 dengan standar deviasi 1,128. Hasil analisa data menggunakan uji paired sampel T-test didapatkan nilai p-value= 0,000 (p0,05) yang menandakan adanya pengaruh Air Seduhan Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi Di RW 01 Kelurahan Andalas Wilayah Kerja Puskesmas Andalas.
Copyrights © 2025