, Di persaingan industri manufaktur yang semakin kompetitif, kualitas produk menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan. Kualitas produk mencerminkan tingkat kepuasan konsumen, yang pada akhirnya memengaruhi keuntungan perusahaan. Di PT X, masalah defect atau cacat produk masih menjadi tantangan utama dalam proses produksi kabel, khususnya pada proses isolasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengurangi tingkat defect pada proses isolasi kabel di PT X. yang melebihi batas toleransi perusahaan. Metode yang digunakan adalah Seven Tools, sebuah metode pengendalian kualitas yang mencakup Check Sheet, Histogram, Diagram Pareto, Control Chart, Scatter Diagram, dan Fishbone Diagram. Berdasarkan analisis menggunakan Seven Tools, defect jenis electrical breakdown ditemukan sebagai jenis cacat yang paling dominan dengan persentase 45%. Penyebab utama cacat ini diidentifikasi melalui Diagram Fishbone, meliputi penyimpanan material yang tidak sesuai, kurangnya kebersihan selama proses produksi, dan ketidakoptimalan mesin extruder. Solusi yang diusulkan antara lain perbaikan sistem penyimpanan material, pembersihan dan pemeliharaan mesin secara terjadwal, serta peningkatan kesadaran operator terhadap kebersihan selama proses produksi. Hasil implementasi menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat defect, terutama pada jenis electrical breakdown, sehingga perusahaan berhasil mendekati target cacat di bawah 2%. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Seven Tools efektif dalam meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi di sektor manufaktur kabel.
Copyrights © 2025