Kedelai (Glycinemax L. Merill) merupakan komuditas yang penting karena tingkat konsumsi kedelai dimasyarakat indonesia cukup tinggi. Hal ini dikarenakan kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati untuk divertisifikasi dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi POC kulit singkong yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai menggunakan Rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi POC kulit singkong ; 0% (Kontrol),10% POC kulit singkong (100 ml POC+900 ml air), 20% POC kulit singkong (200 ml POC+800 ml air), 30% POC kulit singkong (300 ml POC+700 ml air). Faktor kedua adalah varietas kedelai; wilis, anjasmoro, detap 1. Berdasarkan perlakuan terdapat 12 perlakuan dengan 3 ulangan kombinasi diperoleh 36 satuan percobaan. Data dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan uji BNT dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasi POC kulit singkong dan varietas kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Perlakuan konsentrasi POC kulit singkong memiliki cara kerja berbeda dengan perlakuan verietas dalam bereaksi sehingga kinerja keduanya tidak terjadi bersamaan.
Copyrights © 2025