AbstrakPenelitian ini menganalisis tema eskapisme dalam novel Bumi karya Tere Liye dengan menggunakan teori formula John G. Cawelti. Eskapisme didefinisikan sebagai upaya melarikan diri dari tekanan realitas menuju pengalaman yang lebih menyenangkan atau memuaskan secara emosional. Dalam Bumi, tokoh utama, Raib, menggunakan kekuatan supranaturalnya untuk menghilang sebagai respons terhadap tekanan hidup. Tindakan tersebut merepresentasikan pelarian menuju dunia paralel yang menawarkan ruang alternatif untuk menjauh dari tekanan sehari-hari. Namun, perjalanan ke dunia paralel tidak hanya menjadi bentuk pelarian, tetapi juga arena transformasi yang memungkinkan Raib menghadapi tantangan, memahami jati diri, dan mengembangkan keberanian serta tanggung jawab. Dengan pendekatan teori formula, penelitian ini menunjukkan bahwa elemen struktural dalam narasi fantasi seperti Bumi menciptakan pengalaman eskapisme yang memikat pembaca, sekaligus menyediakan pelipur lara emosional. Eskapisme tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga sarana refleksi atas nilai-nilai universal, seperti keberanian, penerimaan diri, dan pengembangan karakter. Melalui analisis ini, penelitian menawarkan wawasan baru mengenai peran eskapisme dalam sastra fantasi, khususnya dalam karya populer Indonesia. Bumi tidak hanya menggambarkan proses pelarian, tetapi juga perjalanan untuk menemukan makna hidup melalui eksplorasi dunia imajiner dan dinamika emosional yang mendalam.Kata kunci:  Eskapisme, Tokoh,Raib, Novel, Bumi, Tere Liye Abstract                                              This research analyzes the theme of escapism in the novel Bumi by Tere Liye using John G. Cawelti's formula theory. Escapism is defined as an attempt to escape from the pressures of reality towards more enjoyable or emotionally satisfying experiences. In Bumi, the main character, Raib, uses his supernatural powers to disappear in response to the stresses of life. The act represents an escape into a parallel world that offers an alternative space to get away from everyday stresses. However, traveling to a parallel world is not only a form of escape, but also an arena of transformation that allows Raib to face challenges, understand his true identity, and develop courage and responsibility. Using a formula theory approach, this research shows that structural elements in fantasy narratives such as Earth create an experience of escapism that captivates readers, while providing emotional solace. Escapism is not just entertainment, but also a means of reflecting on universal values, such as courage, self-acceptance and character development. Through this analysis, the research offers new insights into the role of escapism in fantasy literature, especially in popular Indonesian works. Bumi not only depicts the process of escape, but also a journey to find the meaning of life through the exploration of imaginary worlds and deep emotional dynamics. Keywords: Escapism, Characters, Disappearance, Novel, Earth, Tere Liye
Copyrights © 2025