Literasi adalah keterampilan dasar yang mencakup membaca dan menulis, yang penting untuk perkembangan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kegiatan literasi membaca dan menulis dilakukan, strategi yang digunakan, serta tantangan dan solusi di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi siswa di tingkat kelas bawah dan atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas bawah, aktivitas membaca mencapai 77% (Baik), sedangkan kegiatan menulis mencapai 84,5% (Sangat Baik). Sementara itu, di kelas atas, aktivitas membaca mencapai 91% (Sangat Baik), dan kegiatan menulis mencapai 88,6% (Sangat Baik). Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan literasi di kelas atas lebih baik daripada di kelas bawah, meskipun keduanya menunjukkan hasil positif. Untuk meningkatkan literasi, sekolah menerapkan beberapa strategi, seperti menyediakan pojok baca, program membaca 15 menit harian, latihan menulis kreatif, diskusi buku, dan program BUSAB. Namun, tantangan tetap ada, terutama kurangnya motivasi membaca di antara siswa kelas bawah. Solusinya yang diterapkan adalah memberikan dukungan lebih kepada siswa dan melibatkan orang tua dalam meningkatkan minat baca anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi literasi yang diterapkan di sekolah cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa.
Copyrights © 2025