Pembangunan jalan Frontage Road Waru Buduran Kabupaten Sidoarjo merupakan Pembangunan jalan untuk mengurangi kemacetan yang ada di Sidoarjo. Dalam Pembangunan ini tidak kunjung usai dikarena terjadinya konflik antara pemerintah penyelenggara Dinas Pekerja Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air dengan Masyarakat mengenai pembebasan lahan. Terdapat warga yang belum memberikan lahannya dengan alasan ketidak sepakatan uang ganti rugi dan sertifikat yang tertahan. Pemerintah sudah turun tangan untuk mengadakan sosialisasi lanjutan dengan melibatkan pihak ketiga untuk Masyarakat yang belum menyerahkan lahan sebagai Pembangunan dengan melakukan negoisasi ganti rugi. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif. Dalam penelitian yang dilakukan peneliti mengunakan teknik pengumpulan data yaitu tinjauan pustaka, pengamatan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik muncul karena perbedaan pendapat terkait dengan kompensasi untuk pembebasan lahan antara masyarakat dan panitia akuisisi pembebasaan lahan. Analisis menggunakan perpektif konflik Lewis, konflik tersebut muncul dan berjalan kemudian adanya safety value (katup penyelamat) serta peran-perannya didalam konflik sosial tersebut.
Copyrights © 2025