Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengangguran dan ketimpangan sosial terhadap stabilitas ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, memanfaatkan data sekunder dari sumber resmi pemerintah dan lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran yang tinggi berkontribusi terhadap penurunan daya beli masyarakat, menghambat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan angka kemiskinan. Selain itu, pengangguran yang berkepanjangan berdampak negatif terhadap stabilitas sosial, ditandai dengan meningkatnya angka kejahatan dan masalah kesehatan mental. Ketimpangan sosial dalam distribusi pendapatan, akses pendidikan, dan layanan publik memperburuk kondisi ini, memicu ketidakpuasan masyarakat yang dapat menyebabkan ketidakstabilan politik dan penurunan kepercayaan terhadap pemerintah. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan holistik yang berkelanjutan untuk mengatasi pengangguran dan ketimpangan sosial guna memastikan stabilitas nasional.
Copyrights © 2025