Globalisasi mendorong intensitas persaingan bisnis global. Hal ini juga berdampak pada subsektor mineral, batu bara, dan migas. Perusahaan dalam sub sektor ini perlu membangun keunggulan kompetitif di mata investor dan publik, mengingat operasional di sektor tersebut memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Oleh karena itu, aspek keberlanjutan menjadi faktor utama yang dipertimbangkan oleh investor, terutama dalam konteks ESG. Pengujian terhadap sampel perusahaan dilakukan menggunakan metode hypothetico-deductive method dan pendekatan penelitian korelasional. Hasil analisis yang dilakukan dengan SPSS menunjukkan bahwa profitabilitas dan likuiditas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan ESG, sementara ukuran perusahaan memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan ESG. Secara simultan, profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan ESG.
Copyrights © 2025