Perubahan model bisnis ke produk digital merupakan tantangan besar bagi perusahaan, terutama dalam menghadapi resistensi dari pemangku kepentingan. Strategi komunikasi krisis yang efektif diperlukan untuk memastikan transisi berjalan lancar dan dapat diterima oleh public internal maupun eskternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur untuk menganalisis strategi komunikasi krisis yang diterapkan oleh Buka Lapak dalam peralihannya dari e-commerce ke produk digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang transparansi, dengan melibatkan public serta pemangku kepentingan, dapat mengurangi resistensi dalam krisis perubahan yang dilakukan. Perlunya pemimpin yang adaptif dalam menghadapi perubahan sangat berperan penting dalam keberhasilan Perusahaan menghadapi perubahan. Perusahaan yang menerapkan komunikasi yang jelas, responsif, dan strategi cenderung berhasil melalui proses perubahan organisasi dan dapat meminimarlisir rusaknya reputasi. Studi ini memberikan wawasan mengenai praktik komunikasi krisis untuk mendukung transformasi perubahan organisasi yang berhasil dijalankan.
Copyrights © 2025