Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode clustering dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Binanga, Sulawesi Barat. Dengan menggunakan algoritma K-Means, data pasien dianalisis berdasarkan variabel usia, jenis kelamin, jenis penyakit, dan wilayah tempat tinggal. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi pola distribusi pasien sehingga dapat digunakan dalam perencanaan pelayanan kesehatan yang lebih efektif. Efektifnya metode ini membuat pasien dapat segera ke cluster yang ditentukan sesuai identifikasi diterima. Data pasien periode Januari–Desember 2024 digunakan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clustering dapat membantu mengoptimalkan alokasi sumber daya kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan data berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
Copyrights © 2025