Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN 8 Denpina. Hal ini disebabkan oleh faktor siswa dan faktor guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berdaur ulang/siklus, yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui observasi, wawancara dan lembar kerja kelompok dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan baik pada aktivitas guru maupun pada kreativitas siswa. Peningkatan itu dapat dilihat dari rata-rata siklus I yakni 68,09 dengan kriteria Cukup, pada siklus II meningkat mencapai 84,28 dengan kualifikasi sangat baik. Ini menunjukkan bahwa kreativitas siswa sudah mencapai KKTP yang ditentukan oleh sekolah yaitu 70. Adapun Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini ialah dengan penerapan model discovery learning pada pembelajaran IPAS kelas V, maka kreativitas siswa meningkat.
Copyrights © 2025