Studi ini berfokus penggunaan model Fraud Diamond untuk mengidentifikasikan dan mencegah manipulasi laporan keuangan di perusahaan-perusahaan Indonesia. Data penelitian dikumpulkan dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sumber–sumber online, penelitian ini juga menggunakan purposive sampling yang diperoleh 12 sampel perusahaan Pharmatical tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengalisis data panel regresi untuk menguji hipotesis penelitian dan uji penerimaan klasik, uji t dan uji f. Hasil penelitian membuktikan bahwa Pressure, Opportunity, Rationalizaton menunjukan berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan Capability menunjukan bahwa tidak berpengaruh dalam kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2025