Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai bernalar kritis dalam pembelajaran interaktif di kelas IV SD Kristen Rantepao 5. Kemampuan bernalar kritis merupakan salah satu elemen penting dalam Profil Pelajar Pancasila yang perlu dikembangkan sejak dini. Pembelajaran interaktif diterapkan sebagai pendekatan yang mendorong siswa untuk berpikir analitis, mengevaluasi informasi, serta membangun argumentasi yang logis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV dan siswa di SD Kristen Rantepao 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran interaktif berbasis audio-visual memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa lebih aktif dalam menganalisis informasi, menyusun argumen yang logis, serta memecahkan masalah secara sistematis. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti perbedaan tingkat pemahaman siswa dan keterbatasan fasilitas. Oleh karena itu, diperlukan strategi tambahan seperti bimbingan individual dan peningkatan akses terhadap sumber belajar agar efektivitas pembelajaran interaktif dapat lebih optimal.
Copyrights © 2025