Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan QRIS dalam transaksi zakat di lembaga zakat dan mengkaji bagaimana sistem ini berhubungan dengan potensi penerapan rupiah digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan Baznas sebagai objek penelitian. Pendekatan deskriptif digunakan untuk memberikan penjelasan rinci tentang kinerja di LAZ yang menjadi fokus utama penelitian ini. Analisis data kualitatif dilakukan melalui empat tahap, yaitu: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber a, narasumber b, dan narasumber c, penggunaan QRIS dalam transaksi zakat terbukti memberikan banyak manfaat, terutama dari segi kemudahan, efisiensi, dan transparansi. Dengan QRIS, pembayaran zakat dapat dilakukan secara cepat, aman, dan dapat diakses melalui berbagai aplikasi, sehingga memberikan kenyamanan bagi muzakki dan memudahkan pengelola zakat dalam melakukan pelacakan transaksi. Selain itu, penerapan rupiah digital berpotensi besar untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi transaksi zakat karena setiap transaksi dapat termonitor dengan jelas melalui kode yang unik, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sistem zakat semakin kuat.
Copyrights © 2025